• Home »
  • Berita »
  • Dialog Nasional Indonesia Maju Kota Bogor, Paparkan Pertumbuhan Industri & Transportasi Jawa Barat

Dialog Nasional Indonesia Maju Kota Bogor, Paparkan Pertumbuhan Industri & Transportasi Jawa Barat

Dialog Nasional Header

Pada hari Sabtu tanggal 25 Agustus 2018 silam, saya bersama teman-teman blogger berkesempatan acara Dialog Nasional Indonesia Maju yang ke-21 dengan tema Pertumbuhan Industri Transportasi di Puri Begawan, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, dihadirkan pembicara utama yang terdiri dari Ir. Airlangga Hartanto, M.B.A, MM.T selaku Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Ir Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan Republik Indonesia, dan Drs. Mochammad Iriawan, S.H, M.M, M.H selaku Penjabat Gubernur Jawa Barat.

Bima Arya selaku Walikota Bogor pun ikut menjadi acara dalam acara ini. Menariknya lagi, ruangan besar Puri Begawan pun dipadati oleh peserta yang ingin mengikuti dialog ini, mulai dari Kepala Sekolah, PKH se-kota Bogor, siswa SMA, SMK, Sekolah Tinggi, dan masih banyak lagi.

Dialog Nasional All Peserta

Mengawali acara ini, Bima Arya pun yang dipercaya untuk memberikan sambutan pertama dan pencapaian yang dilakukan terhadap kota Bogor hingga saat ini. Beliau mengatakan bahwa sejak dirinya memimpin kota Bogor telah berhasil membuat kota Bogor mendapatkan penilaian WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Bapak Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Bima Arya mengatakan bahwa menata transportasi adalah prioritas di Bogor agar ke depannya tidak macet lagi. Meskipun Angkot masih membuat macet, namun beliaun mecoba untuk mengganti Angkot perlahan dengan Bus Trans Pakuan.

Dalam hal lingkungan, Bima Arya telah membuat ratusan Bank Sampah untuk mengelola sampah dengan baik sehingga berharap bisa mendapatkan kembali piala Adipura. Bima pun mengaku bahwa penataan Ruang Terbuka Publik di Kota Bogor sudah membuat lingkungannya menjadi nyaman untuk warganya.

Bahkan sejak pedestarian diperbaiki, hampir setiap harinya lebih dari 3.500 orang di Kota Bogor melewati pedestrian dengan menyenangkan. Tentu saja Bima Arya memiliki tanggung jawab yang lebih berat di periode terbarunya ini dalam menjadi Walikota Bogor.

Dialog Nasional Peserta

Pada sesi kedua, Ir. Airlangga Hartanto, M.B.A, MM.T selaku Menteri Perindustrian Republik Indonesia menyampakian mengenai pembangunan industri di era digital yang telah mencapai Revolusi Industri 4.0.

Berbeda dengan 3 Revolusi Industri sebelumnya, pada masa Revolusi Industri saat ini akan menghubungkan mesin dengan mesin dengan komunikasinya secara digital dan dikendalikan jarak jauh, termasuk dunia Internet.

Salah satunya hadir pada Internet of Things (IoT) yang memungkinkan orang-orang dapat mengendalikan mesin dengan mesin secara jarak jauh melalui jaringan Internet sehingga lebih memudahkan. Tak hanya itu, orang-orang pun mampu mengolah data-data yang didapatkan dengan teknologi IoT menjadi informasi yang berharga untuk kepentingan orang banyak.

Dialog Nasional Menteri Airlangga

Menurut Bapak Airlangga, pendapatan tenaga kerja di Indonesia tumbuh 2 kali lipat dalam 10 tahun ini. Bahkan belanja konsumsi menjadi kekuatan ekonomi Indonesia sehingga Ibu-ibu yan hadir dalam acara Dialog Nasional Indonesia Maju termasuk berkontribusi dalam ekonomi Indonesia juga.

Menariknya, Kabupaten Bogor pun disebut sebagai lokasi investasi industri yang sudah sold out sehingga menunjukkan ekonomi Bogor yang telah kuat. Selanjutnya, bapak Menteri Perindustrian Republik Indonesia pun mengatakan bahwa kunci talenta anak-anak adalah dari Ibu yang mendidik anaknya sepulang sekolah dengan baik. Melalui kebijakan Industri Indonesia Making 4.0, Pemerintah siap membawa Indonesia menjadi negara dengan perekonomian terbesar ke-10 di tahun 2030.

Pada sesi ketiga, Ir Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan Republik Indonesia naik ke atas panggung dan memberikan sambutan yang mengatakan bahwa Infrastruktur yang dibangun unutk menyatukan Indonesia.

Beliau pun mengatakan bahwa setelah LRT di Palembang dan LRT Bekasi, maka LRT di Bogor akan dibangun juga. Menariknya lagi, LRT dari Jakarta ke Bogor akan dihadirakn juga sehingga mempercepat transportasi orang.

Selain itu, kereta api jalur ganda Bogor – Sukabumi sedang dalam pembangunan. Nantinya berkat jalur ganda Bogor – Sukabumi ini akan memangkas waktu tempuh kereta api dari 2 jam 3 menit menjadi 1 jam 30 menit.

Sementara itu, perkuatan jalur logistik utama pun dapat merajut wilayah dan memantapkan perekonomian regional. Bahkan 96 trayek perintis sedang dipersiapkan untuk melayani masyarakat Indonesia yang hampir tidak tersentuh kapal komersil.

Dengan kata lain, transportasi sangatlah vital untuk pembangunan dan perekonomian di Indonesia. Pembicara sesi terakhir dipercayakan kepada Drs. Mochammad Iriawan, S.H, M.M, M.H selaku Penjabat Gubernur Jawa Barat.

Bapak Iriawan ini memberikan paparan mengenai pembangunan Jawa Barat hingga saat ini. Awalnya beliau pun sangat mendukung upaya penataan transportasi dari Angkot ke Bis Trans Pakuan agar tercipta Bogor yang bebas macet.

Selain itu, dikabarkan juga alokasi pembangunan Jawa Barat cukup banyak sehingga diharapkan bisa mendatangkan kemajuan yang baik bagi Provinsi ini. Awalnya beliau memaparkan mengenai pembangunan TPAS (Tempat Pengelolaan Akhir Sampah) Regional Nambo yang bisa menjadi solusi pengolahan sampah di wilayah Bogor, Depok, dan sekitarnya.

Program pelaksanaan program revitalisasi Sungai Citarum yang diberi nama Citarum Harum pada km 0 sudah bersih. Untuk mengendalikan banjir, beberapa bendungan pun sudah dibuat di Jawa Barat, mulai dari Bendungan Sukamahi, Bendungan Ciawi, Bendungan Kuningan, dan Bendungan Leuwikeris.

Untuk menjangkau berbagai daerah di provinsi dengan cepat melalui pesawat, Bapak Iriawan pun mengatakan bahwa telah terjadi pembangunan Bandara Kertajati, Bandara Nusawiru, Bandara Sukabumi, dan masih banyak lagi.

Tol BOCIMI (Bogor – Ciawi – Sukabumi) pun sedang dikejar pembangunannya untuk memudahkan perlintasan dari ketiga wilayah ini agar cepat dan terhindar dari macet. Terwujudnya konektivitas antar daerah di Jawa Barat melalui pembangunan infrastruktur akan memperkuat peran Tanah Pasundan dalam menopang pembangunan nasional.

Mengembalikan kejayaan Pasundan melalui Pembangunan Infrastruktur. Selain itu, puluhan proyek Infrastruktur berskala besar di Jawa Barat menjadi wujud kepedulian Pemerintah membangun kembali kejayaan Pasundan. potensi Jawa Barat yang besar, maka keberhasilan pembangunan di tanah Pasundan akan menjadi penopang utama keberhasilan perekonomian nasional.

Bisa dibilang pemaparan dari keempat tokoh yang hadir dalam acara Dialog Nasional Indonesia Maju ini sangat interaktif dan memberikan banyak wawasan kepada pesertanya yang hadir. Terakhir, acara ditutup dengan pemberian hadiah kepada peserta yang beruntung mengikuti acara tantangan dari keempat tokoh tersebut. Nantiny Dialog Nasional Indonesia Maju pun akan hadir di kota lain dan memberikan wawasan mengenai pembangunan di Indonesia.

About Adhitya Wibawa Putra

Seorang pengguna smartphone Huawei P9 Leica yang senang dengan dunia gadget dan kuliner